Nama : Septi Candra Hapsari
NIM : A310110184
Kelas : 2D
Matkul :
Fonetik
Definisi Fonetik
Fonetik atau fonetika adalah
bagian ilmu dalam linguistik yang mempelajari bunyi yang diproduksi oleh manusia.
Di sisi lain fonologi
adalah ilmu yang berdasarkan fonetik dan mempelajari sistem fonetika. (http://id.wikipedia.org/wiki/Fonetik)
Walaupun dalam prinsip bahasa dapat menggunakan berbagai
mode disamping bunyi untuk menyampaikan arti, misalnya sinyal visual dalam
kasus bahasa tanda, dalam bahasa manusia kebanyakan diucapkan. Bunyi digunakan
untuk mengkomunikasikan arti. Karakter yang dibicarakan dalam bahasa manusia
bukan suatu kebetulan. Beberapa teori telah mengklaim bahwa menggunakan alat
vokal untuk berbahasa membebaskan tangan manusia untuk terlibat dalam aktivitas
lain dan memiliki survival value dalam evolusi ras ini. Hal yang menarik adalah
orang-orang di seluruh dunia mengadopsi bahasa ucap, tetapi bahasa tanda hanya
digunakan di lingkungan tertentu. Bunyi ucapan lebih penting dalam bahasa
manusia. Studi tentang bahasa ucapan
disebut fonetik. (http://mnrizal.wordpress.com/2010/06/06/pengertian-fonetik/)
Algoritma fonetik adalah
algoritma untuk mengelompokkan kata-kata berdasarkan cara pengucapannya. Jika
fungsi F() adalah sebuah algoritma fonetik, maka F(“andy”)
akan memiliki hasil yang sama dengan F(“andi”), karena ‘andy’ dan
‘andi’ memiliki cara pengucapan yang sama. Untuk Bahasa Inggris, algoritma yang
populer adalah Soundex
dan Metaphone. (http://priyadi.net/archives/2005/12/21/algoritma-fonetik-bahasa-indonesia/)
fonetik (fo.ne.tik) /fonétik/
nomina
(n)
- bidang linguistik tt pengucapan (penghasilan) bunyi ujar; (n Ling)
sumber: kbbi3
- sistem bunyi suatu bahasa; (n Ling)
sumber:
kbbi3
Definisi Fonetik yaitu bidang studi yang mempelajari bunyi
(fon / phone) tanpa memperhatikan fungsi bunyi itu sebagai pembeda makna, tidak
ada semantic karena fon yang menjadi satuan dari fonetik tidak memiliki makna.
Karena tidak obyek studinya, maka tentu saja tidak ada ilmunya.
Pada tataran fonologi atau fonemik pun tidak ada semantic karena walaupun fonem yang menjadi satuan dalam studi fonetik mempunyai fungsi untuk membedakan makna kata, tetapi fonem itu sendiri tidak bermakna. Verhaar (1978) membandingkan fonem sebagai garis-garis pemisah jalur di jalan raya. Garis itu memang mempunyai fungsi sebagai pemisah jalur kiri dan jalur kanan. Namun, garis itu sendiri tidak mempunyai arti, sebab dia dengan mudah dapat dilanggar.
Pada tataran fonologi atau fonemik pun tidak ada semantic karena walaupun fonem yang menjadi satuan dalam studi fonetik mempunyai fungsi untuk membedakan makna kata, tetapi fonem itu sendiri tidak bermakna. Verhaar (1978) membandingkan fonem sebagai garis-garis pemisah jalur di jalan raya. Garis itu memang mempunyai fungsi sebagai pemisah jalur kiri dan jalur kanan. Namun, garis itu sendiri tidak mempunyai arti, sebab dia dengan mudah dapat dilanggar.
Sumber:
Pengertian
1. bidang linguistik tt pengucapan
(penghasilan) bunyi ujar;
source: kbbi3
2. sistem bunyi suatu bahasa;
-- akustik cabang fonetik yg menyelidiki ciri-ciri fisik dr bunyi bahasa; -- artikulatoris cabang fonetik yg menyelidiki bunyi berdasarkan alat-alat ucap dl artikulasi; -- auditoris cabang fonetik yg menyelidiki bunyi berdasarkan pendengar sbg persepsi bahasa. (http://www.artikata.com/arti-327313-fonetik.html)
-- akustik cabang fonetik yg menyelidiki ciri-ciri fisik dr bunyi bahasa; -- artikulatoris cabang fonetik yg menyelidiki bunyi berdasarkan alat-alat ucap dl artikulasi; -- auditoris cabang fonetik yg menyelidiki bunyi berdasarkan pendengar sbg persepsi bahasa. (http://www.artikata.com/arti-327313-fonetik.html)
Fonetik adalah ilmu yang mempelajari produksi bunyi
bahasa. Ilmu ini berangkat dari teori fisika dasar yang mendeskripsikan bahwa
bunyi pada hakikatnya adalah gejala yang timbul akibat adanya benda yang
bergetar dan menggetarkan udara di sekelilingnya. Oleh karena bunyi bahasa juga
merupakan bunyi, bunyi bahasa tentunya diciptakan dari adanya getaran suatu
benda yang menyebabkan udara ikut bergetar. Perbedaan antara bunyi bahasa
dengan bunyi lainnya menurut fonetik adalah bunyi bahasa tercipta atas getaran
alat-alat ucap manusia sedangkan bunyi biasa tercipta dari getaran benda-benda
selain alat ucap manusia. Namun demikian, pada dasarnya deskripsi bunyi bahasa fonetik
ini masih kurang lengkap sehingga akan dilengkapi oleh deskripsi bunyi bahasa
menurut fonemik.( http://wiki.bestlagu.com/news/166514-perbedaan-fonetik-dan-fonemik.html)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar